Kamis, 10 Februari 2011

PENGUASAAN DAN PENGENDALIAN DIRI

LINGKUP : LOGIKA, SIBERNETIKA, MEDIKA, GENETIKA, BIOLOGI, FISIOLOGI, PSIKOLOGI, AGAMA, SAINS, TEKNOLOGI



PENGUASAAN DAN PENGENDALIAN DIRI

(C) 1998-2011 — Achmad Firwany



LEBIH SETENGAH ABAD SEBAGAI KARNIVORA ATAU FLESHIAN
DAN HIDUP DENGAN RACUN

Tlh dibuktikan puluhan thn dan sy menjadi saksi hidup atas diri sy sendiri bahwa, org bisa hidup normal, sehat, kuat, kebal, cerdas, tanpa sesayuran dan bebuahan, kecuali ekstraknya. Sejak kekanak dan muda hingga kini dewasa dan tua, sy hanya makan dedangingan, lemak, minyak, minum kopi dan air tonik sbg pengganti air bening, dan merokok, tanpa terjadi penimbunan kolesterol, asam urat, gula, kafein, nikotin, hipertensi, gangguan pd jantung, paru, hati, ginjal, kanker, dll.

Kuncinya adalah penguasaan diri sendiri (self control), pikiran atas tubuh (mind over body), tahu kapan butuh, perlu, mau, dan kapan harus berhenti. Jangan makan dan minum bila tak lapar dan tak haus, dan berhenti sblm berlebihan. Segala gangguan dan penyakit krn kekurangan atau kelebihan takaran (over dosis). Jika terjadi juga gangguan, maka lakukan pemulihan sendiri (self healing) ketika isyarat pertama tiba. Hentikan gejala serangan pertama utk selamanya.

Secara sepenuhnya sy menguasai diri sy sendiri, bukan diri sy menguasai sy. Logika, aqal dan qalbu sy menguasai dan mengendalikan performa, pikiran dan perasaan (ratio and emotion) sy, bukan sebaliknya,

You are the master over your self, anda your body is your slave.

...

Kebanyakan org dikuasi oleh diri|nafsu-nya sendiri. Bukan sebaliknya. Dan org spt ini tak akan menang thdp org yg tlh dpt menguasai diri|nafsu-nya sendiri. Krn hanya org yg dpt menguasai diri sendirilah yg dpt menguasai org lain.

Be the winner, not the losser.

...



CARA BERPIKIR ATAU OTAK KITA MENGATUR
APA YANG DITERIMA DAN APA YANG DITOLAK OLEH TUBUH

Sains menyatakan bahwa, penerimaan dan penolakan suatu zat oleh tubuh seorg manusia diatur oleh informasi dan basisdata dlm otak yg dibentuk dari cara berpikir. Apakah tubuhnya menerima sesuatu yg berasal dari luar tubuh sbg sesuatu yg bisa diterima (acceptable) dan menyehatkan, atau menolaknya sbg sesuatu ancaman (thread) yg bisa membahayakan kesehatan.

Hal ini memungkinkan manusia utk memilih makanan dan minuman apa saja, dan tetap hidup sehat dan kuat, walau seandainya apa yg ia masukkan kedalamn tubuhnya adalah racun yg bisa mematikan.

...



KEKEBALAN TUBUH ATAU IMUNITAS SOMATIK

Imunitas tubuh (somatic immunity) dibentuk dan dibangun oleh 7 (tujuh) hal:

1. warisan kode genetik (genetic code heredity) atau faktor keturunan (inheritance)
2. kebiasaan (habit)
3. latihan (training)
4. pendidikan (education)
5. lingkungan (environment)
6. pikiran (though)
7. keyakinan (faith)

Tiap manusia adalah unik dan spesifik. Dan keunikan dan kekhasan ini membentuk imunitas dirinya. Membuat dia tangguh, dan tampil beda. Penolakan dlm transplantasi organ tubuh adalah krn imunitas diri. Tiap tubuh manusia tahu dan mengenali, ini bagian dariku dan itu bukan bagian dariku! Agar transplantasi berhasil, utk sementara imunitas tubuh hrs dilumpuhkan dan org hrs berada dlm ruang steril anti hama. Imunitas tubuh tiap manusia adalah krn keunikan tiap diri manusia dan adalah sbg bukti keunikan Maha Pencipta. Allaah 'azza wa jalla, Maha Perkasa dan Maha Digjaya adalah krn Dia Maha Esa, Maha Tunggal atau Maha Unik, tak ada sesuatu pun serupa Dia (laysa ka mitsli Hi syay`un).

Manusia adalah makhluq paling sempurna (perfect), paling cerdas (intelligent), paling unggul (dominant), paling revolusioner dan paling bertahan dlm survival di Bumi ini. Tp kebanyakan manusia tak mengetahui atau tak menyadari potensi mrk miliki, dan kebanyakan manusia hanya menggunakan sekitar 5 s/d 10 persen dari kapasitas dan potensi mrk miliki, hanya saja krn kebanyakan manusia tak memahami diri mrk sendiri.  Sungguh bodoh bila seseorang tak menjadi dirinya sendiri, menguasai dan mengendalikan dirinya, krn jika tidak, maka dia akan hancur, secara pelan tapi pasti.

...



ARTIKEL TERKAIT :

IMUNITAS SIBERNETIK
http://firwany.blogspot.com/2010/10/imunitas-sibernetik.html
http://www.facebook.com/pages/Medika-Genetika-Biologi-Fisiologi-Psikologi/181377361902375

VIRUS DAN IMUNITAS KOMPUTER
http://firwany.blogspot.com/2010/02/virus-dan-imunitas-komputer.html
http://www.facebook.com/notes/komputer-dan-internet/virus-dan-imunitas-komputer/161432010571191


FINE ART ™ — FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE - ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
_______________________________________________________________

(C) 1998-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, duplikasi dan distribusi secara keseluruhan atau sebagian, mohon cantumkan sumber tulisan sebagai acuan.

_______________________________________________________________


WEBSITE :
http://www.firwany.co.cc

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2011/02/penguasaan-dan-pengendalian-diri.html
http://www.facebook.com/pages/Medika-Genetika-Biologi-Fisiologi-Psikologi/181377361902375

FACEBOOK :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

TAG : logika, sibernetika, medika, genetika, biologi, fisiologi, psikologi, agama, teologi, teosofi, filosofi, sains, teknologi, logics, cybernetics, medics, genetics, biology, physiology, psychology, religion, theology, theosophy, phylosophy, science, technology

Selasa, 25 Januari 2011

REVOLUSI BARU MEMORI KOMPUTER

REVOLUSI BARU DALAM MEMORI KOMPUTER

Selasa, 25 Januari 2011


(ANTARA/Noveradika)

Kami telah menemukan satu perangkat baru yang bisa merevolusi memori komputer

Jakarta (ANTARA News) - Para peneliti dari Universitas North Carolina telah mengembangkan satu perangkat baru yang menghadirkan kemajuan signifikan pada memori komputer sehingga energi yang dipakai server-server menjadi lebih efisien dan memungkinkan komputer lebih cepat dihidupkan.

Biasanya, ada dua tipe perangkat memori komputer.  Pertama memori lambat, ini digunakan pada teknologi penyimpanan data yang bandel seperti 'flash disk'.  Memori ini membuat kita mampu menyimpan informasi sampai periode waktu yang panjang, dan untuk itu disebut perangkat memori yang stabil.

Yang kedua adalah perangkat memori cepat. Jenis ini memungkinkan komputer Anda beroperasi lebih cepat, namun tidak bisa menyelamatkan data ketika komputer dimatikan. Kebutuhan akan sumber energi yang konstan membuatnya menjadi perangkat labil.

Namun kini satu tim peneliti dari Universitas North Carolina berhasil menciptakan perangkat terintegrasi yang dapat melakukan baik operasi memori yang labil maupun stabil, serta mungkin bisa digunakan dalam memori utama.

"Kami telah menemukan satu perangkat baru yang bisa merevolusi memori komputer," kata Dr. Paul Franzon, profesor teknik elektro dan komputer pada universitas itu dan penyusun makalah yang mengupas hasil riset tersebut, seperti dikutip Science Daily (23/1).

"Perangkat kami ini dinamai 'transistor efek medan gerbang mengapung ganda' (double floating-gate field effect transistor, FET) yang menyimpan beban pada gerbang mengambang yang menandai 1 atau 0 pada perangkat, atau satu bit informasi.

Dengan menggunakan dua gerbang mengapung, perangkat ini bisa menyimpan satu bit pada keadaan stabil dan atau bisa menyimpan satu bit saat keadaan cepat nan labil -- seperti memori utama normal pada komputer Anda," sambung Franzon.

Gerbang mengambang ganda FET bisa memiliki dampak signifikan terhadap sejumlah masalah komputer.

Contohnya, sistem ini dapat membuat 'booting' komputer menjadi jauh lebih cepat, karena komputer tak perlu memamggil data 'start-up' dari 'hard-drive komputer mengingat data bisa disimpan dalam memori utama komputer.

Memori komputer baru ini juga memungkinkan berlangsungnya proses komputasi yang penggunaan energinya proporsional.

Contohnya, server-server besar Web seperti yang digunakan Google itu memakan energi yang luar biasa besar --bahkan ketika pada tingkat penggunaan tingkat terendah sekalipun -- sebagian karena server tidak bisa mematikan daya tanpa mempengaruhi memori utamanya.

"Gerbang mengambang ganda FET akan membantu menangani soal ini" kata Franzon, "Karena data bisa disimpan dengan cepat dalam memori stabil dan kembali dengan amat cepat. Ini akan membuat bagian-bagian memori server bisa dimatikan selama tidak banyak digunakan tanpa mempengaruhi kinerja komputer."

Franzon juga mencatat bahwa tim peneliti telah menelusuri keandalan teknologi ini dan tim berasumsi bahwa memori jenis baru ini "berumur sangat panjang ketika data disimpan dalam status labil."

Makalah berjudul "Computing with Novel Floating-Gate Devices" ini akan dipublikasikan pada 10 Februari dalam majalah 'Computer' yang diterbitkan asosiasi insinyur teknik elektro internasional (IEEE).

Makalah ini disusun oleh Franzon, Daniel Schinke yang adalah mantan mahawasiswa program doktor Universitas North Carolina, Mihir Shiveshwarkar yang merupakan mantan mahasiswa S2 universitas itu, dan Dr. Neil Di Spigna, profesor teknik elektro universitas tersebut.

Penelitian ini dibiayai Yayasan Ilmu Pengetahuan Nasional AS (NSF). (*)


Editor: Jafar M Sidik

http://www.antaranews.com/berita/243320/revolusi-baru-dalam-memori-komputer

Senin, 03 Januari 2011

ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

LINGKUP : HUKUM, SOSIAL, MANAJEMEN, BISNIS



 

ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN — TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB


(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

Sbgmn kita semua ketahui, kebanyakan kita pasti akan menuntut hak kita miliki, tp banyak juga diantara kita lalai akan pemenuhan kewajiban semestinya kita penuhi. Padahal ada hak ada kewajiban, dan itu mesti seimbang. Hak itu ada krn pemenuhan kewajiban. Jika kewajiban itu tak dipenuhi, maka dgn sendirinya hak tsb hilang.

Begitu juga dlm pelaksanaan tugas, banyak diantara kita mampu melaksanakannya dgn cukup baik, tp tak banyak diantara kita bisa dan mau bertanggungjawab atas konsekuensi dan resiko tugas diberikan. Padahal ada tugas ada tanggungjawab, dan itu mesti seimbang. Tugas itu diberikan krn dianggap mampu utk bertanggungjawab. Jika pertanggungjawaban itu tak dipenuhi, maka dgn sendirinya berlaku pembebastugasan.

Suatu organisasi, utk menjadi kuat hrs dibangun diatas fondasi kuat, dan fondasi itu itu adalah semangat, mental dan disiplin anggota, dgn kesadaran penuh atas hak dan kewajiban serta tugas dan tanggungjawab.

. . .

Semoga bisa menjadi bahan renungan dan pemikiran, dan bermanfaat utk semua.




FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

_______________________________________________________________

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak : diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

_______________________________________________________________

LINK:
http://firwany.blogspot.com/
http://facebook.com/notes/fine-art/

PROFIL :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

tag : hukum, sosial, manajemen, bisnis, law, social, management, bussines.

Minggu, 02 Januari 2011

LOGIKA ARTI-KATA BAHASA

LINGKUP : BAHASA, LINGUISTIKA, SAINS, MATEMATIKA, INFORMATIKA, FISIKA, ELEKTRONIKA, TEKNOLOGI INFORMASI, TEKNOLOGI KOMUNIKASI, FILSAFAT, AGAMA



LOGIKA ARTI-KATA BAHASA

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

Kita sering terjebak dgn kebiasaan penggunaan kata, istilah, atau ungkapan, seolah segala sesuatu itu berkonotasi selalu baik, padahal tak selalu demikian.

Secara bhs, arti umum teladan adalah panutan, contoh, atau misal (similitude, example), dan bisa memiliki arti positiv dan juga negativ, baik atau buruk. Jika disebut teladan saja, maka pd umumnya konotasinya adalah dlm arti positiv. Jadi secara bhs, bisa dinyatakan pasangan kata majemuk, teladan baik dan teladan buruk.

Analogi dgn nilai bilangan dlm hitungan, bisa bernilai positiv | plus dan juga negativ | minus. Jika tak diberi tanda (+ atau -), maka berarti bilangan bernilai positiv.

. . .

Hampir tiap hal netral di alam ini secara normal selalu dinyatakan dlm pasangan (in pair, in mate). Ada positiv ada negativ, ada baik ada buruk. Meski pd dasarnya yg buruk itu sering diabaikan.

Analogi dlm kata bhs juga berlaku utk kata "akhirat." Jika tak disebutkan secara tersurat atau eksplisit, maka org mengkonotasikannya dlm konteks baik atau positiv, dan berarti "surga." Padahal akhirat secara tersirat atau implisit mencakup arti, selain surga, juga "neraka" yg mempunyai konteks buruk atau negativ.

Secara logika, ada nol (0) ada satu (1), meski pada dasarnya nol itu tak ada, krn berarti nihil, kosong, hampa, atau ketiadaan, tp dia dibutuhkan utk menunjukkan adanya satu. Demikian juga gelap dan terang. Gelap itu adalah ketiadaan cahaya, sedangkan terang adalah keberadaan cahaya sbg energi sekaligus materi. Jadi kegelapan itu tdk ada, yg ada adalah terang. Tp gelap dibutuhkan utk menujukkan adanya terang. Begitu pula dgn dingan dan panas. Dingin itu tdk ada, yg ada adalah panas. Dingin adalah ketiadaan panas sbg energi yg memiliki ukuran kualitas dan kuantitas.

Kebaikan dan keburukan adalah pasangan. Secara logika bhs, keburukan bisa diartikan sebagai kebaikan negativ, dan sebaliknya.

Bhs selalu berkembang, mengadopsi kata dan beradaptasi dgn lokasi, dan didlm ilmu bhs atau lingusitik, ada cabang ilmu yg dinamakan mantik sharaf bahasa, logika arti-kata bahasa, atau logika semantik linguistik (linguistic semantic logics) yg berkembang sejak Aristoteles, dan hingga kini tetap diajarkan di fakultas sastra universitas, spt di UI misalnya, dan di institut linguistik di seluruh dunia.

Dari logika semantik linguistik Aristoteles, kemudian dikembangkan logika simbolik matematik Boole, dan akhirnya ke logika digital elektronik Shannon yg menjadi dasar ilmu komputer dan elektronika digital modern ini.

. . .

Demikian semoga bisa dipahami dan berguna.




FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

_______________________________________________________________

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak : diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

_______________________________________________________________

LINK:
http://firwany.blogspot.com/
http://facebook.com/notes/fine-art/

PROFIL :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

tag : bahasa, linguistika, sains, matematika, informatika, fisika, elektronika, teknologi informasi, teknologi komunikasi, filsafat, agama.

UKURAN BENAR—SALAH DAN BAIK—BURUK

LINGKUP : HUKUM, SOSIAL, MANAJEMEN, BISNIS, FILSAFAT, AGAMA



UKURAN BENAR—SALAH DAN BAIK—BURUK :
JAZAM UNTUK KONTEKS TELADAN BAIK DAN TELADAN BURUK

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany



DUA PASANGAN JAZAM BERLAWANAN

Yang dimaksud dengan jazam adalah peraturan, keputusan, kepastian, ketentuan, ketetapan, atau keyakinan teguh, tegas, dan pasti dan tiada keraguan padanya. Jadi tidak berdasarkan pada dugaan atau sangkaan. Dalam konteks ini, jazam dibedakan atas dua pasang, dimana sepasang-berpihak pada kesejatian atau kebenaran, sementara sepasang-lagi berpihak pada kepalsuan atau kekeliruan, dan dimana sepasang-berlandasakan pada dalil, sedangkan sepasang-lagi tak berlandasakan pada dalil. Adapun empat jazam ini adalah:

  1. ma’riyfat, identik dgn kepemimpinan benar dan baik.
  2. taqlid shahiyh, identik dgn kepengikutan benar dan baik.
  3. jahil murakkab, identik dgn kepemimpinan salah dan buruk.
  4. taqlid bathil, identik dgn kepengikutan salah dan buruk.

Krn ini meminjam istilah bhs Arab, penjelasannya adalah sbb.

Ma’riyfat (pengenalan, pemahaman, pengertian, pengetahuan, recognition, comprehension, understanding, knowledge) adalah jazam yang mufakat pada haq dan dengan berdasarkan pada dalil. Artinya, tindakan yg benar dan baik, dan beralasan dan berlandaskan pd kebenaran dan kebaikan. Ini adalah jalur diambil oleh para pemimpin baik, sbg pengemudi kendaraan bergerak ke arah benar.

Taqlid shahiyh (keikutsertaan benar, right follow) adalah jazam yang mufakat pada haq dan tanpa berdasarkan pada dalil. Artinya, tindakan yg benar dan baik, tp tanpa alasan, melainkan hanya krn ikut kpd yg benar dan baik. Ini adalah jalur diambil oleh para pengikut baik, sbg penumpang kendaraan bergerak ke arah benar.

Jahil murakkab (kebodohan beralasan, reasonable stupidity) adalah jazam yang tidak mufakat pada haq dan dengan berdasarkan pada dalil. Artinya, tindakan yg salah dan buruk, dan beralasan dan berlandaskan pd kesalahan dan keburukan. Inbi adalah jalur diambil oleh para pemimpin buruk, sbg pengemudi kendaraan bergerak ke arah salah.

Taqlid bathil (keikutsertaan salah, wrong follow) adalah jazam yang tak mufakat pada haq dan tanpa berdasarkan pada dalil. Artinya, tindakan yg salah dan buruk, tp tanpa alasan, melainkan hanya krn ikut kpd yg salah dan buruk. Ini adalah jalur diambil oleh para pengikut buruk, sbg penumpang kendaraan bergerak ke arah salah.

. . .

Demikian semoga bisa dicerna dan berguna.




FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

_______________________________________________________________

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak : diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

_______________________________________________________________

LINK:
http://firwany.blogspot.com/
http://facebook.com/notes/fine-art/

PROFIL :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

tag : hukum, sosial, manajemen, bisnis, filosofi, agama, law, social, management, bussines, philosophy, religion.

Sabtu, 01 Januari 2011

KOMITMEN, DISIPLIN, HUKUM DAN SANKSI

LINGKUP :  HUKUM, SOSIAL, MANAJEMEN, BISNIS



KOMITMEN, DISIPLIN, HUKUM DAN SANKSI

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

Komitmen adalah merupakan suatu pemenuhan tindakan atas ketentuan tlh disepakati dan disetujui, jadi jelas ini merupakan hubungan sebab dan akibat (causal and effect; precedence and antecedence). Artinya, hrs terlebih dulu ada patokan atau rujukan utk dipatuhi. Sedangkan disiplin adalah perilaku cara pemenuhan tindakan tsb sesuai dgn aturan tlh ditetapkan. Jadi sblm komitmen dan dispilin tsb diberlakukan, hrs terlbh dulu ada hukum, peraturan, atau ketetapan diberlakukan. Dan dgn ditegakkannya hukum, dgn sendirinya ada sanksi, krn hukum tak mungkin dpt ditegakkan dan memiliki kekuatan tanpa sanksi atas pelanggaran thdp apa yg tlh ditetapkan oleh hukum tsb; dan hukum dgn sanksi setara adalah suatu keadilan (justice).

. . .

Berkenaan dgn ini, terlepas dari bentuk dan sifat, suatu organisasi formal besar sdh sewajarnya memiliki perangkat aturan hukum dan manajemen utk anggotanya. Krn makin besar organisasi atau makin banyak anggota, makin dibutuhkan cara pengaturan secara stuktural, legal dan manajerial, krn yg diatur adalah manusia, yg cendrung melakukan kealpaan, kekeliruan, pelanggaran, dan bahkan pembangkangan. Bisa dimaklumi bila krn ketaktahuan atau ketaksampaian (tdk tabligh atau baligh), tp dlm kenyataan kebanyankan adalah krn ketakpedulian, spt krn kurangnya rasa memiliki (sense of belonging).

Hal serupa juga berlaku untuk suatu negara. Seberapa besar rasa kebangsaan dan kepedulian pemerintah dan masyarakat menjadi ukuran.

. . .

Semoga berhikmah, berguna dan bisa dicerna.



FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

_______________________________________________________________

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak : diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

_______________________________________________________________

LINK:
http://firwany.blogspot.com/
http://facebook.com/notes/fine-art/

PROFIL :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

tag : hukum, sosial, manajemen, bisnis, law, social, management, bussines.

KEPEMIMPINAN DAN KETELADANAN

LINGKUP :  HUKUM, SOSIAL, MANAJEMEN, PSIKOLOGI, FILSAFAT, AGAMA



KEPEMIMPINAN DAN KETELADANAN

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany


Secara faktual, kita memiliki kendala dlm keteladanan dlm masyarakat kita, krn pd dasarnya menyangkut keteladanan, panutan, atau contoh (precedent, example) ada 4 (empat) kemungkinan perilaku manusia bisa terjadi.
  1. para pemimpin teladan baik (good example leaders).
  2. para pengikut dari para pemimpin teladan baik. (followers of good example leaders).
  3. para pemimpin teladan buruk (bad example leaders).
  4. para pengikut dari para pemimpin teladan buruk (followers of bad example leaders)

Tentu yg kita semua inginkan adalah keteladan utk butir 1 dan 2, tp dlm kenyataan dlm masyarakat kita, juga hadir oknum utk keteladanan utk butir 3 dan 4. Sebrp baik atau sebrp buruk keadaan suatu masyarakat atau komunitas bisa menjadi ukuran kasar rasio atau perbandingan antara dua kubu diatas.

Jadi akan senantiasa tetap dibutuhkan pembentukan karakter manusia melalui pendidikan, pelatihan, pencerahan, penyuluhan, agar kebanyakan org bisa memberikan teladan baik, terutama manusia tipe butir 1, krn dlm kenyataan, tak bisa kita pungkiri bahwa, masyarakat kita saat ini mengalami krisis kepemimpinan (leadership) yg patut jadi contoh atau teladan baik.

Dominasi manusia tipe butir 1 dan 2 bisa terjadi dgn sedirinya hanya bila ada kesadaran (conciousness), dan populasinya hanya segelintir, selebihnya dibutuhkan pembentukan melalui proses pengenalan (recognition, mariy'fat), dan bahkan penegakkan atau pemaksaan (enforcement) ketentuan, ketetapan, peraturan, undnag-undang, atau hukum, dan ini jadi satu alasan knp aturan hukum dan manajemen perlu dibuat, dan tentu dengan sanksi setara, shg memiliki kekuatan untuk dipatuhi dan dilaksanakan.

Celakanya, makin banyak peraturan dibuat untuk mengantisipasi, menjadi cermin dan ukuran berapa banyak pelanggaran telah dan mungkin akan terjadi dlm suatu masyarakat di masa kini. Suatu organisasi atau negeri yang kaya akan peraturan, menunjukan betapa bobrok mental, moral, dan poerilaku masyarakatnya.

. . .

Semoga berhikmah, berguna dan bisa dicerna.

FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

_______________________________________________________________

(C) 2001-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak : diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

_______________________________________________________________

LINK:
http://blog.thefineart.co.cc
http://blog.finepro.co.cc
http://blog.firwany.co.cc
http://facebook.com/notes/fine-art/

PROFIL :
http://fb.firwany.co.cc

tag : hukum, sosial, manajemen, psikologi, filsafat, agama.

Kamis, 02 Desember 2010

SEBUTAN NILAI BILANGAN

SEBUTAN NILAI BILANGAN


PREFIKS NILAI BILANGAN

Y  = Yotta
Z  = Zeta
E  = Exa
P  = Peta
T  = Tera
G  = Giga
M  = Mega
k  = kilo
h  = hecto
da = deca
d  = deci
c  = centi
m  = milli
u  = micro


PENERAPAN DALAM UNIT METRIK [ berbasis desimal: 10^n ]

1  Ym  = 1.000  Zm
1  Zm  = 1.000  Em
1  Em  = 1.000  Pm
1  Pm  = 1.000  Tm
1  Tm  = 1.000  Gm
1  Gm  = 1.000  Mm
1  Mm  = 1.000  km
1  km  =    10  hm = 100 dam = 1.000 m
1  hm  =    10 dam = 100   m
1 dam  =    10   m
1   m  =    10  dm  = 100 cm = 1.000 mm = 1.000.000 um
1  dm  =    10  cm  = 100 mm
1  cm  =    10  mm 
1  mm  = 1.000  um

0 10 100 1.000 ...


PENERAPAN DALAM UNIT BYTE [ berbasis biner: 2^n ]

1  YB = 1.024  ZB   (ZettaByte)
1  ZB = 1.024  EB   (ExaByte)
1  EB = 1.024  PB   (PetaByte)
1  PB = 1.024  TB   (TeraByte)
1  TB = 1.024  GB   (GigaByte)
1  GB = 1.024  MB   (MegaByte)
1  MB = 1.024  kB   (kiloByte)
1  kB = 1.024   B   (Byte)
1   B =     8   BIT (binary digit)

0 1 2 4 8 16 32 64 128 256 512 1.024 ...


10^   TATA BILANGAN PULUHAN   SAINS   INDONESIA   AMERIKA | US   INGGRIS | UK
0 = 1 = 1 eka = Satu = One = One
1 = 10 = 1 deka = 1 Puluh = 1 Ten = 1 Ten
2 = 100 = 1 hekto = 1 Ratus = 1 Hundred = 1 Hundred
3 = 1.000 = 1 kilo = 1 Ribu = 1 Thousand = 1 Thousand
4 = 10.000 = 10 kilo = 10 Ribu = 10 Thousands = 10 Thousands
5 = 100.000 = 100 kilo = 100 Ribu = 100 Thousands = 100 Thousands
6 = 1.000.000 = 1 Mega = 1 Juta = 1 Million = 1 Million
7 = 10.000.000 = 10 Mega = 10 Juta = 10 Millions = 10 Millions
8 = 100.000.000 = 100 Mega = 100 Juta = 100 Millions = 100 Millions
9 = 1.000.000.000 = 1 Giga = 1 Milyar = 1 Billion = 1.000 Millions
10 = 10.000.000.000 = 10 Giga = 10 Milyar = 10 Billions = 10.000 Millions
11 = 100.000.000.000 = 100 Giga = 100 Milyar = 100 Billions = 100.000 Millions
12 = 1.000.000.000.000 = 1 Tera = 1 Triliun = 1 Trillion = 1 Billion
13 = 10.000.000.000.000 = 10 Tera = 10 Triliun = 10 Trillions = 10 Billions
14 = 100.000.000.000.000 = 100 Tera = 100 Triliun = 100 Trillions = 100 Billions
15 = 1.000.000.000.000.000 = 1 Peta = 1 Caturliun = 1 Quadrillion = 1.000 Billions
16 = 10 exp 16 = 10 Peta = 10 Caturliun = 10 Quadrillions = 10.000 Billions
17 = 10 exp 17 = 100 Peta = 100 Caturliun = 100 Quadrillions = 100.000 Billions
18 = 10 exp 18 = 1 Exa = 1 Pancaliun = 1 Quintillion = 1 Trillion
19 = 10 exp 19 = 10 Exa = 10 Pancaliun = 10 Quintillion = 10 Trillion
20 = 10 exp 20 = 100 Exa = 100 Pancaliun = 100 Quintillion = 100 Trillion
21 = 10 exp 21 = 1 Zeta = 1 Sasaliun = 1 Sextillion = 1.000 Trillions
22 = 10 exp 22 = 10 Zeta = 10 Sasaliun = 10 Sextillion = 10.000 Trillions
23 = 10 exp 23 = 100 Zeta = 100 Sasaliun = 100 Sextillion = 100.000 Trillions
24 = 10 exp 24 = 1 Yotta = 1 Saptaliun = 1 Septillion = 1 Quadrillion
27 = 10 exp 27 = 10 Yotta = 1 Astaliun = 1 Octillion = 1.000 Quadrillions
30 = 10 exp 30 = 100 Yota = 1 Nawaliun = 1 Nonillion = 1 Quintillion
33 = 10 exp 33 = 1.000 Yota = 1 Dasaliun = 1 Decillion = 1.000 Quintillions






FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com

FACEBOOK :
http://fb.firwany.co.cc
http://facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/12/sebutan-nilai-bilangan.html
http://www.facebook.com/pages/Logat-dan-Bahasa/159054477478470

TAG: kosakata, bahasa, linguistika, komputer, informatika, sains, vocabulary, language, linguistics, computer, informatics, science

Rabu, 24 November 2010

RAHASIA DIBALIK OTAK MANUSIA

LINGKUP : FISIOLOGI, FISIKA, PSIKOLOGI, PSIKA, MEDIKA, METAFISIKA DAN PARAPSIKOLOGI


RAHASIA DIBALIK OTAK MANUSIA
Pada kulit otak saja, Anda bisa menemukan kurang lebih 125 triliun sinaps.

Muhammad Chandrataruna



Ilustrasi Otak (kotaku.com)


VIVAnews - Otak manusia benar-benar mengagumkan. Otak seorang yang normal dan sehat memiliki sekitar 200 miliar sel saraf, yang terhubung satu sama lain melalui ratusan triliun sinaps (penghubung satu neuron dan neuron berikutnya). Sinaps berfungsi spt mikroprosesor, dan 10.000 di antaranya bertugas menghubungkan satu neuron ke sel saraf lainnya.

Pada kulit otak saja, Anda bisa menemukan kurang lebih 125 triliun sinaps, jumlah ini setara dgn jumlah yang ada di 1.500 galaksi Bima Sakti. Sangat mengagumkan. Sinaps itu sangat kecil. Diameternya kurang dari seperseribu milimeter.

Saking mungilnya, hingga saat ini, blm ada penelitian yang mampu mengetahui secara jelas apa fungsinya dan apa yang mereka lakukan sehari-hari. Jumlahnya berbeda-beda dari waktu ke waktu. Bisa bertambah dan berkurang. Dan, itu masih terus terjadi selama hidup.

Mereka adalah peneliti dari Stanford University School of Medicine, yang tlh menghabiskan waktunya bbrp tahun terakhir untuk membuat model rekayasa pencitraan baru ttg otak, yang disebutnya tomografi array (array tomography).

Disebut demikian karena model pencitraan kali ini terhubung dgn software baru yang dapat memilah-milah gambar seolah-olah terlihat spt tiga dimensi. Tak cuma itu, gambar hasil pencitraan oleh software tsb juga bisa diputar, ditembus, bahkan dinavigasikan secara bebas.

Untuk menguji model mereka, tim tidak langsung mengambil sampel manusia, melainkan tikus. Tikus dipilih karena otaknya secara biologis memiliki neuron lebih besar dan tampak dari kulit otak. Cahayanya kuning-hijau. dgn adanya cahaya ini, peneliti jadi mampu melihat sinaps dgn latar belakang neuron.

Pada penelitiannya terhadap manusia, mereka menemukan bahwa otak manusia ternyata jauh lebih kompleks dari apa yang mereka bayangkan sebelumnya, bahkan sampai ke titik di luar dugaan.

"Satu sinaps spt sebuah mikroprosesor, lengkap dgn media penyimpanan dan elemen untuk memproses informasi, bukan sekadar tombol on dan off," kata Stephen Smith, profesor fisiologi molekuler dan seluler yang juga punya andil besar pada penelitian tsb.

"Satu sinaps bisa menampung 1.000 tombol skala molekuler. Itu baru satu sinaps. Bisa dibayangkan, satu otak manusia memiliki berapa tombol. Bisa melebihi seluruh tombol komputer, router dan koneksi seluruh Internet yang ada di bumi," jelas Smith, yang dikutip VIVAnews dari Cnet, Minggu 21 November 2010.

Pada video berdurasi empat menit di bawah ini Anda akan dibawa mengeksplorasi kulit luar otak tikus melalui enam layer dan subkortikal putih ke arah ke striatum dgn sajian 3D ala Stephen Smith cs:







LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/11/rahasia-dibalik-otak-manusia.html
http://facebook.com/notes/medika-genetika-biologi-fisiologi-psikologi/rahasia-dibalik-otak-manusia/193941210617558
http://teknologi.vivanews.com/news/read/189833-rahasia-di-balik-otak-manusia

TAG : fisiologi, fisika, psikologi, psika, medika, metafisika, parapsikologi, physiology, physics, psychology, psychics, medics, metaphysics, parapsychology

Minggu, 10 Oktober 2010

IMUNITAS SIBERNETIK

LINGKUP : LOGIKA, SIBERNETIKA, GENETIKA, MEDIKA, AGAMA, SAINS, TEKNOLOGI



IMUNITAS SIBERNETIK
CYBERNETIC IMMUNITY

(C) 1998-2011 — Achmad Firwany



IMUNITAS

Secara alami, tiap makhluk hidup memiliki kemampuan menolak dan menahan serangan zat asing dr luar tubuh mrk, termasuk utk mengatasi serangan virus, bakteri, kuman atau hama dan semacamnya. Kemampuan ini disebut immunity (imunitas, kekebalan) tubuh. Imunitas hadir secara otomatis sbg dampak unique (keunikan) atau singularity (singularitas, ketunggalan) makhluk. Tak telah dan akan pernah ada satu pun makhluk persis sama dgn makhluk lain, bahkan saudara kembar identik sekali pun, pasti beda, krn kode-genetik dikandung sel tiap mrk beda. Satu tanda dan bukti bahwa Al-Khaliq atau Maha-Pencipta adalah Maha Esa.



ANTI-GENI DAN ANTI-BODY

Imunitas bekerja dgn cara mengenali diri sendiri dan kebiasaan perilaku tubuh, sedemikian sehingga ia tahu ketika benda asing memasuki tubuh, dan mengenali bahwa benda tsb bukan bagian dr dirinya dan bukan yg biasa keluar-masuk tubuhnya. Jika virus atau benda tak-dikenal mencoba memasuki tubuh, maka eksistensi benda asing ini akan menstimulasi anti-gen. Jika kehadiran anti-gen ini dianggap oleh tubuh dpt membahayakan tubuh, maka tubuh secara otomatis akan membangkitkan perangkat imunitas disebut anti-body (anti-bodi, anti-badan, anti-soma) dan bergerak melakukan rejection (penolakan) dan defense (pertahanan) thdp anti-gen. Alergi pd tubuh adalah satu dampak perlawanan anti-bodi thdp anti-gen. Imunitas memiliki sifat heridity (heriditas, kebakaan) dan diwariskan dr generasi ke generasi, krn anak memiliki sebagian kode-genetik induknya.



PEMPROGRAMAN IMUNITAS

Cara berpikir otak kita bisa mengatur apa yg diterima dan apa yg ditolak oleh tubuh kita. Penerimaan dan penolakan suatu zat oleh tubuh seorang manusia diatur oleh informasi dan basisdata dalam otak yg dibentuk dari cara berpikir. Kita dpt memprogram otak kita, utk apa saja yg kita inginkan sbg bagian dari tubuh kita, yg sehat dan melindungi, dan mempertahankan dan membangun, dan apa saja yg bukan, yg berbahaya dan mengancam, menyerang dan merusak. Apakah tubuhnya menerima sesuatu yg berasal dari luar tubuh sbg sesuatu yg bisa diterima (acceptable) dan menyehatkan, atau menolaknya sbg sesuatu ancaman (thread) yg bisa membahayakan kesehatan. Hal ini memungkinkan manusia utk memilih makanan dan minuman apa saja, dan tetap hidup sehat, walau seandainya apa yg ia masukkan kedalamn tubuhnya adalah racun yg bisa mematikan. Lbh lanjut ttg ini akan dibahas dan dikupas dlm artikel tersendiri.



IMUNITAS TUBUH MANUSIA VS IMUNITAS KOMPUTER

Dgn mencontoh perilaku imunitas tubuh manusia, kita bisa membangun digital cybernetic immunity (imunitas sibernetik angkani) utk sistem komputer. Tiap komputer adalah unik, telebih di internet, krn masing-masing memiliki IP/N (internet protocol number, nomor protokol antarjaring) unik, baik IP statik yg senantiasa tersambung maupun IP dinamik yg hanya kadang-kadang tersambung ke internet. Tanpa IP/N unik, tak mungkin komputer dpt saling berhubungan dan berkomunikasi. Kasusnya serupa dgn nomor telepon, PIN, mobil, SIM, KTP, dll, termasuk S/N (serial number) utk program komputer, yakni sbg ID (identification, idetifikasi, pencirian).



DIGITAL CYBERNETIC IMMUNITY |
KEKEBALAN SIBERNETIK ANGKANI


Imunitas sibernetik PC dpt dibangun dlm banyak cara. Pd intinya, O/S harus dpt mengenali mana bagian dirinya dan yg biasa keluar-masuk sistem, dan mana yg bukan. O/S Microsoft Windows membangun imunitas sibernetik digital, dgn tiga komponen dasar sbb.

  • S/A: Sign-in Authentication | Otentikasi Tanda-masuk: user identification
  • D/S: Digital Signature | Tandaan Angkani: file identification
  • D/C: Digital Certificate | Sertifikat Angkani: identification approval



VIRUS DAN ANTI-VIRUS

Istilah virus komputer berasal dr istilah virus dlm biologi, makhluk non-selular, terdiri dr hanya inti-selular atau nucleotide, nucleus, atau nucleon (core, kernel, inti), hanya RNA (riboxy nucleid acid) atau hanya DNA (deu-RNA); sementara mahkluk selular memiliki keduanya. Lain drpd itu, keberadaan virus bersifat kondisional. Ia mati dan tak melakukan pertukaran zat bila berdiri sendiri tp hidup dan berbiak bila menumpang pd sel, dan mengerogoti kehidupan sel tsb.

Dgn demikian, virus tak dpt dikelompokkan, baik sbg planta (flora, tanaman, tumbuhan) maupun sbg animalia (fawna, satwa, hewan, binatang), tp tersendiri sbg kelompok virusia. Dlm teori evolusi genetik biologik, keberadaan makhluk berlangsung secara bertahap. Pertama virusia, lalu protopytha atau planta uni-selular, lalu protozoa atau animalia uni-selular. Jadi virus adalah makhluk paling sederhana, tanpa sel, semi-mati dan semi-hidup.

Virus komputer atau techno-virus, memiliki keadaan serupa dgn bio-virus. Ia mati, tak berfungsi, ketika berdiri sendiri; tp hidup dan berbiak bila berada dlm O/S (operating system, sistem operasi) komputer, dan mengerogoti unjukkerja O/S, UTL (ulitity program, program utilitas), APP (application program, program aplikasi), dan data. Sbgmana bio-virus, techno-virus adalah program sangat sederhana, dan sangat kecil bila dibandingkan dgn O/S, bahkan dgn APP. Kemampuan techno-virus sangat jauh lebih rendah drpd O/S. Ia bukan apa-apa, tp meski demikian, ia berbahaya krn bisa merusak fungsi O/S, TTL, dan APP.

Baik virus maupun kuda Troya dan cacing komputer, berbiak dgn cara replikasi | duplikasi diri secara sporadis menurut deret ukur atau secara kuadratik. Virus canggih bisa membuat strain lebih hebat drpd induk, dan kebal thdp banyak program anti-virus.

. . .

ARTIKEL TERKAIT :




IT'S PRO ™ — INFORMATION TECHNOLOGY SOLUTION PROVIDER
_______________________________________________________________

(C) 1998-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, duplikasi dan distribusi secara keseluruhan atau sebagian, mohon cantumkan sumber tulisan sebagai acuan.

_______________________________________________________________


WEBSITE :
http://pro.auvicom.co.id
http://pro.tesqscape.com
http://mirage-system.co.cc

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/10/imunitas-sibernetik.html
http://www.facebook.com/pages/Medika-Genetika-Biologi-Fisiologi-Psikologi/181377361902375

FACEBOOK :
http://en-gb.facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

TAG : logika, biologi, genetika, fisiologi, psikologi, medika, sibernetika, agama, teosofi, teologi, sains, teknologi, logics, biology, genetics, physiology, psychology, medics, cybernetics, religion, theosophy, theology, science, technology

Rabu, 01 September 2010

MEMBILANG ALA HOK-KIAN | FUJIAN

MEMBILANG ALA HOK-KIAN | FUJIAN


1 = it = it
2 = jie = o
3 = sa, sam = san
4 = si, se, soe = se
5 = go = u
6 = lak = liu
7 = chit = chit
8 = pek = pak
9 = qau = qiu
10 = chap = sek
         
11 = chap it = sek it
12 = chap jie = sek o
13 = chap sam = sek san
14 = chap si = sek se
15 = chap go = sek u
         
20 = ji chap = o sek
21 = ji chap it, ji ti = o sek it
25 = ji chap go, ji go = o sek u
30 = sa chap = san sek
31 = sa cahp it = san sek it
40 = si chap = se sek
50 = go chap = u sek
60 = lak cap = liu sek
         
100 = it pék, ce pék = it pék
101 = pék ling it = pék ling it
110 = pék it = pék it
125 = ce pék ji go = pék o u
300 = sa pék = san pék
500 = go pék = u pék
         
1.000 = it cheng = it chien
5.000 = go cheng = u cheng
         
10.000 = it ban, ce ban = it ban, ce ban
15.000 = ban go = ban u
         
30.000 = sa ban = san ban
50.000 = go ban = u ban
80.000 = pék ban = pék ban
100.000 = ce pék cheng = cap ban
         
1.000.000 = it tiaw, ce tiaw = it tiaw, ce tiaw
3.000.000 = sa tiawa = san tiaw
5.000.000 = go tiaw = u tiaw
10.000.000 = chap tiaw = sek tiaw



FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com

FACEBOOK :
http://fb.firwany.co.cc
http://facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/09/membilang-ala-hok-kian-fujian.html
http://facebook.com/notes/logat-dan-bahasa/membilang-ala-hok-kian-fujian/163775543670151

TAG: kosakata, bahasa, linguistika, vocabulary, language, linguistics

Selasa, 10 Agustus 2010

KATA SERUPA TAPI TAK SAMA

KATA SERUPA TAPI TAK SAMA

  INGGRIS INDONESIA
     
to roll - rolling - rolled = menggelinding
roll = gelinding
rolling = penggelindingan
roller = pegelinding
 
to visit - visiting - visited = berwisata, mengunjungi
visit = wisata, kunjungan
visiting = pewisataan, pengunjungan
visitor = pewisata, wisatawan, pengunjung
visiting rolling = rolling wisata, penggelindingan wisata
 
to tour - touring - toured = bertamasya
tour = tamasya
touring = petamasyaan, ketamasyaan
tourer = petamasya, tamasyawan
 
to travel - travelling - traveled = berjalan, melakukan perjalanan
travel, travelling = perjalanan
traveler = pejalan
 
to trip - tripping - tripped = berkelana
trip = kelana, pengelanaan
tripping = kepengelanaan
tripper = pengelana
 
to adventure - adventuring - adventured = bertualang
adventure = tualang, petualangan
adverturer = petualang
adventurous = bersifat petualang
 
to journey - journeying - journeyed = mengembara
journey = kembara, pengembaraan
journeyer = pengembara
 
to voyage - voyaging - voyaged = berlayar
voyage = pelayaran
voyaging = kepelayaran
voyager = pelayar
 
to wander - wandering - wandered = melanglangbuana
wander = lalangbuana, pelalangbuanaan
wandering = kepelalangbuanaan
wanderer = pelalangbuana
 
to ramble - rambeling - rambeled = merambah
ramble = perambahan
rambeling = keperambahan
rambeler = perambah
 
to rove - roving - roved = merantau
rove = rantau, rantauan, perantauan
roving = keperantauan
rover = perantau
 
to range - rangging - ranged = merangkum
range = rangkum, rangkuman, perangkuman
rangging = keperangkuman
ranger = perangkum
 
to cruise - cruissing - cruised = menempuh
cruise = penempuhan
cuissing = kepenempuhan
cruiser = penempuh
 
to explore - exploring - explored = menjelajah
exploration = penjelajahan
explorer = penjelajah



FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com

FACEBOOK :
http://fb.firwany.co.cc
http://facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/08/kata-serupa-tapi-tak-sama.html
http://facebook.com/notes/logat-dan-bahasa/kata-serupa-tapi-tak-sama/163793947001644

TAG: kosakata, bahasa, linguistika, vocabulary, language, linguistics

Senin, 02 Agustus 2010

REDUNDANSI, EFIKASI, EFISIENSI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

REDUNDANSI, EFIKASI, EFISIENSI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
DAN DAMPAKNYA DALAM KEUANGAN


(C) 1996-2011 — Achmad Firwany


REDUNDANSI = PEMBOROSAN = KERUGIAN

Secara umum, keterbuangan ruang, waktu, materi, energi dalam suatu sistem teknologi, dinyatakan sebagai sesuatu "tajuk-lebih" (over-head), yang dalam istilah teknis, disebut sebagai redundansi (redundancy) atau pemborosan, yang dalam bahasa umum, dikenal sebagai sesuatu yang "diluar-perkiraan" atau "tak-terduga", dan dengan sendirinya melibatkan apa yang disebut sebagai "biaya tajuk-lebih" (over-head cost), atau dalam bahasa awam, "biaya tak-terduga".

Redundansi atau pemboroson atau tajuk-lebih, dengan kata lain, bisa dianggap atau dikatakan sebagai "kehilangan" atau "kerugian" (losses), yang semestinya tak perlu terjadi, tapi karena satu dan lain hal tak bisa dihindari, dan hanya dalam beberapa hal tertentu dan spesifik saja bisa ditiadakan atau diminimasi dengan beberapa konsekuensi resiko.

Dalam pengertian teknik, redundansi atau pemborosan, adalah ukuran kuantitas terbuang atau tak-digunakan (unused quantity) atau kuantitas tajuk-lebih (over-head quantity) sesuatu dalam masukan (input) dan atau keluaran (output), yang merupakan beda atau selisih antara kuantitas total (total quantity) dan kuantitas digunakan (used quantity), atau antara kuantitas aktual (actual quantity) dan kuantitas efektiv (effective quantity) yang disebut efikasi (efficacy), dalam satuan (unit) sama, yang dinyatakan dalam persentasi (%), yang bila dirumuskan dalam formula matematik adalah sbb.
  • redundansi = kuantitas total – kuantitas digunakan x 100 %
  • redundansi = kuantitas aktual – kuantitas efektiv x 100 %
  • redundansi = kuantitas aktual – kuantitas efikasi x 100 %
  • redundansi = kuantitas tajuk-lebih x 100%
  • redundansi = pemborosan [= kehilangan = kerugian]

Jadi makin besar kuantitas efektiv, makin tak redundan suatu sistem, dan sebaliknya. Dengan demikian, redundansi atau pemborosan bisa diperkecil atau ditekankan dalam dua cara, yaitu memperbesar kuantitas efektiv pada kuantitas aktual tetap, atau kebalikannya, memperbesar kuantitas aktual pada kuantitas efektiv tetap.

Apa yang terbaik untuk tiap orang lakukan sebagai peguna perangkat teknologi adalah ikut menekan biaya lebih ini atau memangkas kelebihan biaya, bukan malah memperbesar pemborosan, sedemikian sehingga, biaya yang kita keluarkan untuk penggunaan tiap perangkat teknologi adalah minimum. Tindakan ini dengan sendirinya samadengan usaha penghematan, untuk baik diri sendiri maupun para penyedia teknologi (technology provider).

Jika tiap orang memegang komitmen untuk melakukan penghematan secara individual, maka penghematan ini akan berdampak secara sosial dan nasional. Dengan kata lain, penghematan dilakukan oleh tiap warganegara akan berdampak pada penghematan negara. Tak ada sesuatu yang dianggap terlalu kecil untuk dilakukan, karena meski kecil tapi banyak akan menjadi besar. Efisiensi yang dilakukan secara individual di seluruh penjuru dunia akan berdampak secara global.



EFIKASI = KEDAYAGUNAAN = KEMANFAATAN

Secara umum, dalam pengertian teknik, efikasi (efficacy) atau kedayagunaan atau keefektivan (effectiveness) atau efektivitas, adalah ukuran kuantitas efektiv (effective quantity) sesuatu dalam masukan (input) dan atau keluaran (output), yang merupakan beda atau selisih antara kuantitas aktual dan kuantitas redundansi (redundancy quantity) atau kuantitas tajuk-lebih (over-head quantity), dalam satuan (unit) sama, yang dinyatakan dalam persentasi (%), yang bila dirumuskan dalam formula matematik adalah sbb.

  • efikasi = kuantitas aktual – kuantitas redundansi x 100 %
  • efikasi = kuantitas aktual – kuantitas tajuk-lebih x 100 %
  • efikasi = efektivitas = kedayagunaan [= kefaedahan = kemanfaatan]

Istilah ini sering disebut sebagai keefektivan (effectivness) atau efektivitas (effectivity) yang merupakan istilah teknis, karena dalam bahasa Inggris standard, "effectivity" ini tak ada, tapi "effectiveness". Tapi untuk orang Indonesia, istilah "efektivitas" atau "kedayagunaan" atau "dayaguna" saja lebih dikenal atau diterima ketimbang istilah "efikasi". Kerap kali untuk ini digunakan juga istilah "kefaedahan" atau "kemanfaatan" atau "manfaat" (benefit) saja.

Kata "efficacy" dalam bahasa Inggris sebenarnya berasal dari kata "effect", dari kata dalam bahasa Latin, "efficax", dari "efficio" yang berarti efek, dampak, atau akibat; dan kata "efficio" ini kemudian juga menjadi asal kata "efficiency" dalam bahasa Inggris.

Jadi makin kecil kuantitas tajuk-lebih (over-head), makin efektiv suatu sistem, dan sebaliknya. Dengan demikian, efikasi atau efektivitas bisa diperbesar atau ditingkatkan dalam dua cara, yaitu memperkecil kuantitas redundansi atau pemborosan atau tajuk-lebih pada kuantitas aktual tetap, atau kebalikannya, memperbesar kuantitas aktual pada redundansi atau pemborosan atau kuantitas tajuk-lebih tetap.

Tapi dalam efikasi atau efektivitas ini pun ada masalah tak dapat dihindari, yaitu bahwa kuantitas redundansi atau pemborosan atau kuantitas tajuk-lebih membesar atau bertambah dengan membesarnya kuantitas aktual. Makin besar kuantitas aktual, makin besar kuantitas redundansi atau pemborosan atau kuatitas tajuk-lebih diperlukan.

Sehingga satu-satu-nya cara dapat dilakukan adalah memperkecil kuantitas redundansi atau pemborosan atau kuantitas tajuk-lebih seminimum mungkin, karena tak bisa dibuat nol untuk suatu sistem dengan toleransi error (error tolerant), artinya sistem yang dapat mendeteksi kehadiran error dalam operasi.



EFISIENSI = KEHEMATAN = KEUNTUNGAN

Secara umum, dalam pengertian teknik, efisiensi (efficiency) atau kehematan, adalah rasio atau perbandingan antara hasil (result) dan upaya (upaya), atau antara keluaran berdayaguna (effective output) dan masukan (input), dalam satuan (unit) sama, yang dinyatakan dalam persentasi (%), yang bila dirumuskan dalam formula matematik adalah sbb.

  • efisiensi = kuantitas output efektiv / kuantitas input x 100 %
  • efisiensi = (kuantitas aktual – kuantitas redundansi) / kuantitas input x 100 %
  • efisiensi = efikasi / kuantitas input x 100 %
  • efisiensi = kehematan

Jadi jika kuantitas output efektiv samadengan kuantitas input, maka efisiensi 100%. Sedangkan, jika kuantitas output efektiv lebih-kecil daripada kuantitas input, maka efisiensi dibawah 100%. Sebaliknya, jika kuantitas output efektiv lebih-besar daripada kuantitas input, maka efisiensi diatas 100%.

Artinya, efisiensi bisa diperbesar atau ditingkatkan dengan dua cara, yaitu memperkecil kuantitas input pada kuantitas output efektiv tetap, atau kebalikannya, memperbesar kuantitas output efektiv pada kuantitas input tetap.

Dalam bisnis, dikenal istilah finansial yang disebut sebagai "cost to benefit ratio" (CTBR) atau "perbandingan biaya terhadap manfaat", yang tak lain adalah "kebalikan" (inverse) dari efisiensi, dimana makin kecil CTBR, makin menguntungkan suatu bisnis, sementara makin besar efisiensi, makin menguntungkan suatu sistem.

  • CTBR = cost to benefit ratio = cost / benefit x 100 % = biaya / manfaat x 100 %

sehingga

  • efisiensi = BTCR = benefit to cost ratio = benefit / cost x 100% = manfaat / biaya x 100 %

Didalam alam, pada beberapa tatanan tertutup (closed system) tertentu, yang merupakan tatanan pengubahan tenaga atau sistem konversi energi (energy coversion system), ternyata efisiensi tak bisa mencapai lebih 100%, bahkan tak bisa mencapai 100%, tapi hanya antara 70% s/d 90%.

Masalahnya adalah bahwa dalam tiap pengubahan satu bentuk energi ke bentuk energi lain, senantiasa dikuti oleh pengubahan energi itu menjadi energi panas yang tak diinginkan, dan sudah pasti bila pengubahan itu dimaksudkan untuk memperoleh energi panas itu sendiri, sehingga pengubahan satu bentuk energi ke bentuk energi panas adalah yang memiliki efisiensi tertinggi.

Masalah lain dalam sistem konversi energi adalah hukum alam menyatakan bahwa energi tak dapat diciptakan dan tak dapat dimusnahkan (energy can not be created and can not be destroyed), tapi energy hanya dapat diubah (energy can only converted) dari satu bentuk energi ke bentuk energi lain, atau diubah menjadi materi, dan sebaliknya, sehingga efisiensi 100% tak mungkin dicapai, atau efisiensi ideal bisa dicapai hanya 99%.

Misalnya, pada sistem termodinamika, sains dan teknologi, hingga saat ini, tak bisa membuat satu pun mesin kendaraan otomotiv, seperti motor, mobil, kapal dan pesawat, yang memiliki efisiensi 100%, tapi hanya bisa mendekatinya, antara 70% s/d 90%, atau sekitar 80%. Jadi dalam otomotiv, efisensi 70% masih dinyatakan efisien.

Misal lain, begitu pula pada sistem elektronika, sains dan teknologi, hingga saat ini, tak bisa membuat satu pun perangkat elektronik dengan efisiensi 100%.

Sebagai contoh, dalam teknologi informasi dan komunikasi, katakanlah sitem komputer, telepon, telegraf, radio, televisi, internet, dlsb, efisiensi tak pernah bisa dicapai 100%, karena selalu dibutuhkan sesuatu untuk pemeriksa error (error checking), untuk kekeliruan, kerusakan, atau kehilangan, yang mungkin terjadi dalam data dan atau informasi, ketika berlangsung perekaman dan pengambilan (recording and retrieving) dan ketika berlangsung pengiriman dan penerimaan (transmitting and receiving) data dan atau informasi tersebut.

Dalam teknologi informasi dan komunikasi, keberadaan pemeriksa error ini dinyatakan sebagai pemborosan atau redundansi yang tak dapat dihindari, yang menyita sebagian ruang jalur komunikasi dan waktu komunikasi, sehingga tampungan ruang penyimpanan (storage space capacity) dan kurun waktu pengiriman dan penerimaan (duration of transmission and reception) tak dapat dimanfaatkan 100% untuk data dan atau informasi, karena ia harus memberi tempat dan waktu untuk koreksi error.

Jalan keluar terbaik adalah bagaimana meminimasi error yang mungkin terjadi dan memperkecil ruang dan waktu pemeriksaan error.

Selanjutnya pada uraian berikut akan kita bahas bagaimana menerapkan efisiensi dalam informasi dan komunikasi melalui bahasa tulisan (written langguage) sebagai komplemen dari bahasa lisan (spoken language). Akan kita lihat bagaimana efisiensi dalam bahasa tulisan ini bisa menghemat biaya atau memangkas pengeluaran keuangan yang tak perlu, atau dengan kata lain menghidari pemborosan keuangan melalui penghematan bahasa tulisan.



SINGKATAN DAN KEPENDEKAN
ABBREVIATION AND SHORT FORM

Pada intinya salah satu konsep dasar, ditekankan dan penting dalam teknologi informasi dan komunikasi (ITC) adalah efisiensi dan efektivitas, bukan pemborosan | redundansi, kecuali bila sangat terpaksa, seperti misalnya untuk koreksi error, yang disebut "cyclic redundancy check" (CRC), dan ini pun diupayakan seminimum mungkin, jika perlu hanya 1 bit (binary digit), yang disebut "longitudinal parity check" (LPC).

Efisien dimaksud disini adalah efisien dalam: "space, time, matter, energy, and cost" (STIMEC), dan efektiv dimaksud adalah efektiv dalam informasi dan komunikasi.

Pola penyederhanaan tulisan melalui singkatan (abbreviation) sebenarnya telah diterapkan lama, ketika telegraf dan telegram diperkenalkan.

Banyak orang sekarang mungkin menganggap bahwa penghematan kata dan penyingkatan kata sudah "relevan" dan tak diperlukan lagi pada masa kini, karena lebar-sabuk (band-width) jalur komunikasi sudah tak sesempit dulu dan kemampuan komputer menyimpan data dan informasi sudah sangat luar biasa karena kerapatan atau densitas data (data density) dan tampungan atau kapasitas media (media capacity) milyaran kali lipat dibandingkan ketika telegraf baru diperkenalkan.

Ini satu anggapan sangat keliru, karena sampai kapan pun efisiensi tetap dibutuhkan dan diperlukan tanpa mengenyampingkan efektivitas, seberapa persen pun efisiensi, ia tetap berarti (significant).

Berikut adalah contoh singkatan kata untuk efisiensi dalam informasi dan komunikasi tulisan, yang dapat digunakan dalam pesan e-mail dan SMS (short mobile message), menggunakan pola umum pembentukan singkatan, yaitu mengambil inisial kata atau suku-kata dan membuang huruf-hidup (vowel).

singkatan | kata lengkap
bbrp = beberapa
blm = belum
blmn = bilamana
dgn = dengan
dll = dan lain-lain
dlm = dalam
dlsb = dan lain sebagainya
dmn = dimana
dpt = dapat
dr = dari
dsb = dan sebagainya
hrs = harus
jd = jadi
jk = jika
kel = keluarga
knp = kenapa
kpd = kepada
krn = karena
mjd = menjadi
mk = maka
mkn = makin
org = orang
pd = pada
sbb = sebagai berikut
sbg = sebagai
sdh = sudah
sdr = saudara
sgr = segera
shg = sehingga
sjk = sejak
spt = seperti
stlh = setelah
tdk = tidak
thdp = terhadap
thn = tahun
tp = tapi
tsb = tersebut
ttg = tentang
ttk = titik
utk = untuk
yg = yang
yth = yang terhormat

Alasan penulisan kata dalam bentuk lengkap hanyalah kelengkapan itu sendiri, untuk penjelasan batasan atau defenisi, uraian, ulasan, kupasan, bahasan, plus "aestetika", lain tidak. Memang dalam beberapa hal tertentu efisiensi ini dilanggar untuk kepentingan informasi dan komunikasi itu sendiri, tapi ini sifatnya tertentu dan terbatas.

Jadi untuk anda, silahkan menggunakan singkatan dan kepedekan seperti pada daftar diatas dalam penyampaian informasi dan komunikasi untuk alasan efisiensi. Sejauh tak ada perubahan dalam "kandungan" (content) informasi dan tak mengubah arti, tak ada alasan dan larangan untuk tak menggunakannya.

Berikut adalah beberapa singkatan internasional dan "slank idiom" yang juga bermanfaat untuk efisiensi, jadi juga silahkan digunakan dalam pesan e-mail dan SMS.

singkatan | kata lengkap atau artinya
12 = I want to
1 = want
2 = to
2U = to you
4 = for
4GET = forget
4JJI = ALLÄH [bacaan Arabik dari kanan ke kiri]
4U = for you
ASAP = as soon as possible
BTW = by the way
FYI = for your information
GBU = God bless you
IMO = in my opinion
N = and
RU = are you
TIA = thanks in advance
TQ = thank you
U = you
UR = you are
Y = why
acc = acceptance
ad inf = ad infinitum, to infinity
ad int = ad interim, in the meantime
add = addendum, additional
adr = address
ea = each
ed = edied, edition, editor
eff = efficiency
eg = exempli gratia, for example
enc, encl = enclosed
est = estimated
et al = et alli, and all, and others
et seq = et sequens, and the following
etc = et cetera, and others
ez = easy
nn = nomen nensio, no name

dan masih banyak lagi, tapi untuk sementara ini dulu, untuk lainnya silahkan cari sendiri.

______________________________



BENTUK JAMAK DALAM BAHASA INDONESIA
PLURAL FORM IN INDONESIA LANGUAGE

Hampir 90 persen bahasa alami (natural language) di dunia memiliki bentuk kata jamak atau rangkap [jamaa’ < Arabiyan, plural, multiple < Inggris] yang berarti banyak, terutama untuk kata-benda atau "nama" [`ismun, mashdar (kata-benda yang berasal dari kata-kerja) < Arabiyan, noun, name < Inggris].

Bentuk jamak ini merupakan kebalikan dari bentuk sendiri [mufrad < Arabiyan, singular, single < Inggris]. Demikian pula dalam bahasa Indonesia. Bahkan dalam rumpun bahasa Semitik, dimana bahasa Arabiyan adalah satu diantaranya, mengenal bentuk dua atau ganda [mutsanna < Arabiyan, dual, double < Inggris], yang tak selalu ada dalam rumpun bahasa lain.

ARABIYAN


rumpun bahasa: SEMITIK
mufrad
mutsanna
jamaa’
`ilaahun `ilaahataani `aalihaatun
`amiyrun `amaraani `umaraa`u
’aalimun ’aalimaani ’ulamaa`u
kitaabun kitaabaani kutuwbun
harfun harafaani huruwfun
ruwhun ruwhaani `arwahun
nuwrun nuwraani `anwarun

ENGLISH


rumpun bahasa: ARYAN
singuar | single
dual | double
plural | multiple
god two gods gods
governor two governors governors
scientist two scientists scientists
scripture two scriptures scriptures
book two books books
letter two letters letters
characater two characters characters
spirit two spirits spirits
light two lights lights

INDONESIA


rumpun bahasa: MELAYU
sendiri | tunggal
dua | ganda
jamak | rangkap
tuhan dua tuhan tuhan tuhan
pemerintah dua pemerintah pemerintah pemerintah
ilmuwan dua ilmuwan ilmuwan ilmuwan
kitab dua kitab kitab kitab
buku dua buku buku buku
huruf dua huruf huruf huruf
ruh, roh dua ruh ruh ruh, arwah
cahaya dua cahaya cahaya cahaya

Jika kita perhatikan perbandingan contoh kata-kata untuk tiga bahasa diatas, maka tampak bahwa bahasa-bahasa dalam rumpun Semitik lebih rumit daripada yang dari rumpun Arya [Latin, Spanyol, Jerman, Belanda, Perancis, Inggris, dll], dan yang dari rumpun Melayu [Malaysia, Indonesia, Brunei, dll] adalah yang paling sederhana.

Tapi meski sederhana, tapi tidak hemat atau tak efisien alias boros dalam bentuk jamak, karena melakukan perulangan penuh kata (full repetition of word).

Jika kita tinjau dari teknologi informasi dan komunikasi (ITC), dimana bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Inggris dan bahasa Arabiyan, dalam bentuk bahasa tulisan (written language), maka bahasa Indonesia akan membutuhkan: [tujuh utama diantaranya]

  • tampungan ruang penyimpanan (storage space capacity) relativ jauh lebih besar.
  • durasi waktu pengetikan dan penghapusan (typing and erasing duration) relativ jauh lebih lama.
  • durasi perekaman dan pengambilan (recording and retrieving duration) relativ jauh lebih lama.
  • durasi penayangan dan pencetakan (displaying and printing duration) relativ jauh lebih lama.
  • durasi waktu pengiriman dan penerimaan (transmitting and receiving duration) data relativ jauh lebih lama.
  • koreksi error jauh lebih banyak.
  • biaya relativ jauh lebih mahal!!!



TAK HEMAT DAN PEMBOROSAN BIAYA

Jadi, sekali lagi, bahasa tulisan Indonesia (Indonesian written languge) betul sangat tak efisien, dan yang paling memberatkan adalah bahwa ia menelan biaya jauh lebih besar alias mahal atau tak ekonomis, baik biaya administraitiv dan operasional maupun biaya teknis. Belum lagi dihitung pemborosan waktu dan tenaga terbuang percuma. Padahal Indonesia adalah negara miskin, dan komputer, internet dan biaya telekomunikasi relativ sangat mahal bagi kebanyakan orang Indonesia dengan penghasilan menengah kebawah.

Sangat mengherankan adalah bahwa sudah beberapa kali berganti menteri, kabinet, bahkan presiden atau pemerintahan, tak ada satu pun bejabat berwenang perduli. Jadi menurut pandangan saya, orang Indonesia biar miskin tapi sombong [atau bodoh ya???]

Atau menteri menanggap ini bukan pekerjaannya?! Padahal menteri bisa menugaskan staf bawahannya untuk membuat surat keputusan dan tinggal tandatangan. Apa dipikirnya ini tak menghasilkan uang??? Ataukah ia tak menyadari arti efisiensi??? Padahal ia mungkin sangat mengerti arti defisit keuangan negara???

Waktu pergantian kabinet terakhir, penulis pernah mengirim e-mail resmi ke MENKOMINFO (menteri komunikasi dan informasi) dan para deputy beliau, menawarkan diri sebagai konsultan atau advisor, tapi hanya diminta mengirim CV (curriculum vitae) oleh sekretaris menteri, dan selanjutnya tak ada kabarnya. [Apa dipikir saya bakal minta duit kali ya?!]

Saya pribadi berani bertaruh bahwa jika dilakukan efisiensi terhadap bahasa tulisan Indonesia, untuk bentuk jamak saja, maka akan dapat dihemat atau dipangkas pengeluaran keuangan, di bidang korespondensi, informasi dan komunikasi, baik untuk rakyat maupun negara, lebih 60 persen!!! [Bisa dihitung secara matematik.]

Celakanya, kalau gagasan pemikiran saya ini diambil oleh orang yang punya kuasa, lalu diklaim sebagai ide dan proposal dia, lalu diterapkan oleh pemerintah, maka ia akan dapat nama dan dapat uang, dan saya dilupakan.

Kasus seperti ini telah terjadi, ketika beberapa tahun silam saya mengusulkan kepada pemerintah untuk mengganti semua kartu strip magnetik transaksi keuangan (magnetic strip card for financial transaction) dengan kartu serpih elektronik (electronic chip card). Pada 2005 lalu gubernur BI (Bank Indonesia) telah mengeluarkan keputusannya bahwa pada 2008 semua kartu transaksi keuangan sudah harus menggunakan kartu serpih elektronik. Tak ada seorang pun perduli bahwa pada tahun 2000, proposal saya tentang ini masuk ke BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Jadi barangkali saya yang bodoh!!! Tapi tak apa kalau saya ditolak bekerja untuk negara. Yang penting saya bekerja untuk Tuhan, dan tuhan akan memberikan ganjaran jauh lebih besar daripada apa yang dapat diberikan manusia.




CARA PENGEHEMATAN
 

CARA PERTAMA

Sebelum keluar peraturan pemerintah tentang "ejaaan baru" dan "ejaaan yang disempurnakan" dalam bahasa Indonesia, sebenarnya bahasa Indonesia menggunakan konvensi pemakaian angka 2 untuk bentuk jamak, sebagai contoh berikut.

sendiri | tunggal
jamak | rangkap
tuhan tuhan2 = tuhan tuhan
pemerintah pemerintah2 = pemerintah pemerintah
ilmuwan ilmuwan2 = ilmuwan ilmuwan
kitab kitab2 = kitab kitab
buku buku2 = buku buku
huruf huruf2 = huruf huruf

Menurut hemat saya, cara lama ini jauh lebih hemat daripada cara baru digunakan sekarang yang menggunakan perulangan, dimana cara lama, efisiensinya setara dengan cara pembentukan plural regular dalam bahasa Inggris, yang hanya ditambah "s" atau "es", kecuali beberapa kata tertentu yang mengalami perubahan konsonan, seperti "wife" menjadi "wives".

Dalam cara digunakan sekarang ini, makin panjang kata, makin boros, karena perulangannya makin panjang. Jika kita rumuskan dalam formula matematik, maka:

  • cara lama: n' = n + 1
  • cara baru: n' = n x 2 + 1

dimana,

  • n adalah banyak huruf dalam kata bentuk sendiri.
  • n' adalah banyak huruf dalam kata bentuk jamak.

Dengan demikian, pemborosan huruf pada cara baru adalah sebesar "n" sampai "n x 2". Sehingga makin banyak kata jamak dalam suatu tulisan berbahasa Indonesia, makin boros penulisan, makin menyita waktu dan tenaga, dan makin mahal biaya operasi, transmisi dan resepsi, dan menyita banyak jalur komuikasi. Berikut adalah contoh perbandingan dua cara tersebut.

cara lama
cara baru
n + 1 n' n x 2 +1 n'
kura2 5 kura-kura 9
kura2 kura2 11 kura-kura kura-kura 19
kura4 5 kura-kura kura-kura 19



CARA KEDUA

Sudah lama dalam bahasa Indonesia dikenal kata "para" yang mengandung arti lebih, seperti pada contoh berikut.

sendiri | tunggal
jamak | rangkap
hadirin para hadirin = hadirin hadirat
ilmuwan para ilmuwan = ilmuwan ilmuwan
pria para pria = pria pria
tamu para tamu = tamu tamu
wanita para wanita = wanita wanita

Satu kelemahan penggunaan kata "para" ini adalah bahwa ia mengadung arti "lebih" ketimbang "banyak", sehingga penggunaannya terbatas atau tak dapat digunakan untuk semua kata, seperti misalnya "para kitab" atau"para buku".


CARA KETIGA

Sejak lama bahasa Indonesia telah mengenal perulangan suku-kata pertama untuk menyatakan bentuk jamak. Untuk membedakannya, cara ini saya namakan "cara hemat", seperti contoh berikut.

cara hemat
cara boros
n + 2 n' n x 2 +1 n'
beberapa 8 berapa-berapa 13
lelaki 6 laki-laki 9
tetamu 6 tamu-tamu 9
tetapi 6 tapi-tapi 9

Jika suatu kata dimulai oleh huruf hidup (vowel), maka berlaku konvensi seperti contoh berikut.

cara hemat
cara boros
n + 1 s/d n + 2 n' n x 2 +1 n'
eanai, e-anai, enanai 5, 6 anai-anai 9
eanak, e-anak, enanak 5, 6 anak-anak 9
eanting, e-anting 7, 8 anting-anting 13
ilalang 7 alang-alang 11
seeakan 7 seakan-akan 11
seeenaknya 10 seenak-enaknya 14
seeolah 7 seolah-olah 11

Bandingkan cara hemat ini dengan cara lama diatas, bedanya hanya satu sampai tiga huruf saja.

cara hemat
cara boros
n + 2 n' n x 2 +1 n'
kekura 6 kura-kura 9
kekura kekura 10 kura-kura kura-kura 19
kekekura 8 kura-kura kura-kura 19

Berdasarkan pada perhitungan banyak huruf, jelas bahwa cara baru ternyata jauh lebih boros daripada cara lama atau cara hemat telah dikemukakan diatas. Dan cara lama atau cara hemat samasekali tak mengubah arti atau membuat kata kehilangan arti, atau dengan kata lain, kata tersebut tetap informativ.

Bilamana penggunaan angka 2 dianggap atau dirasakan mengganggu dalam tulisan atau pembacaan, maka solusi terbaik adalah penggunaan cara hemat yang menggunakan perulangan suku-kata pertama. Menurut saya ini adalah jalan tengah terbaik, dan terutama adalah karena ia "efisien dan efektiv" dalam informasi dan komunikasi.



PEMBAKUAN

Agak aneh tapi nyata, jika saya menggunakan cara hemat ini dalam tulisan atau artikel, banyak orang tak mengerti maksudnya, menganggapnya janggal atau bahkan tak baku (non standard). Padahal mereka menerima bentuk ini untuk sebagian kata tertentu [seperti: lelaki, tetapi, beberapa, ilalang], tapi kenapa menolak untu kata lainnya?

Dalam pandangan saya, secara alami, jika sesuatu berlaku secara teratur (regular) untuk banyak kata, maka berarti itu berlaku umum untuk kata lain, kecuali untuk sebagian kecil kata tertentu, yang disebut sebagai "pengecualian" atau keadaan ketakteraturan (irregular).

Dengan demikian, menurut pendapat saya, pembentukkan kata bentuk jamak menggunakan perulangan suku-kata pertama dalam bahasa Indonesia adalah baku (standard), dan tak perlu dikeluarkan suatu ketentuan baru atau keputusan standarisasi, kecuali untuk sekedar menguatkan keberlakuan (validity) hal tersebut.

Jadi berbagai bentuk jamak kata lain dapat dibentuk dengan pola ini, seperti pada contoh berikut.

cara hemat
cara boros
n + 2 n' n x 2 +1 n'
beburu 6 buru-buru 9
hehati 6 hati-hati 9
lelangit 8 langit-langit 13
memalu 6 malu-malu 9
pepura 6 pura-pura 9
reragu 6 ragu-ragu 9
sekekonyong 11 sekonyong-konyong 17
tetanggung 10 tanggung-tanggung 17
tetiba 6 tiba-tiba 9


cara hemat
cara boros
n + 2 n' n x 2 +1 n'
kekura 6 kura-kura 9
memata 6 mata-mata 9
peparu 6 paru-paru 9

Berdasarkan pada uraian dan penjelasan saya diatas, saya menghimbau semua orang untuk menerapkan cara hemat tersebut dalam informasi dan komunikasi, dan tak perlu menunggu keputusan pemerintah RI. Cepat atau lambat, jika dibiasakan. maka akan menjadi hal biasa. Peran media masa, baik cetak maupun elektronik, akan sangat membantu mensosialisasikan hal ini.

Untuk identifikasi dalam terminologi, cara hemat ini saya namakan "cara repetisi dan multiplikasi" [atau barangkali "cara Firwany", untuk mengingat saya yang pertama kali mengajukan cara penghematan ini].



BAHASA DAERAH

Sebenarnya apa yang saya lakukan hanyalah menasionalisasi "pola" (pattern) bahasa daerah, yang dalam hal ini adalah bahasa daerah "Banjar" (Banjarnese),, yang sebenarnya adalah satu dialek dalam rumpun bahasa Melayu, sehingga bisa disebut sebagai "bahasa Melayu Banjar" (Banjar Malayan language).

Berdasarkan pada pengamatan saya, bahasa daerah Banjar sangat efisien dan efektiv. Pola perulangan suku-kata pertama, selain dapat menunjukan peringkat nominativ dan superlativ dalam kata-sifat atau keadaan (nominative and superlative degree in adjective), juga berlaku untuk menghindari perulangan seluruh kata, seperti pada banyak contoh berikut.

bentuk hemat | bentuk boros
babinian = bini-bini
babujuran = bujur-bujur
babukahan = bukah-bukah
cacobaan = coba-coba
gaganangan = ganang-ganang
gagaringan = garing-garing
gagawian, gagawaian = gawi-gawi
gagayan = gaya-gaya
gagegeran = geger-geger
kakanakan = kanak-kakak
lalakian = laki-laki
lalewa > balalewa = lewa-lewa > balewa-lewa
raragu = ragu-ragu
raraunan = raun-raun
tatanggung = tanggung-tanggung
dll.

atau pada:

bentuk hemat | bentuk boros
babarapa = barapa-barapa
kakura = kura-kura
lalangit = langit-langit
papura = pura-pura
tatahu = tahu-tahu
tatamu = tamu-tamu
tatayuh --> satatayuhnya = tayuh-tayuh
dll.

Jika huruf pertamanya bukan huruf-mati (konsonan), terjadi perulangan huruf-hidup (vowel), seperti pada:

bentuk hemat | bentuk boros
a-anai = anai-anai
a-anakan = anak-anakan
a-asaan = asa-asaan
a-imut = imut-imut
a-undur = undur-undur
e-anting = anting-anting
ila-lang, hala-lang = alang-alang
dll.

Penyisipan ini juga bisa digunakan untuk menyatakan bentuk jamak, banyak dan berulang-kali (repetitive), seperti "s", "es", "ies" atau "oes" dalam bahasa Inggris:

bentuk hemat | bentuk boros
bajajalanan = berjalan-jalan
bararaunan [round < Ing.] = berkeliling-keliling
gagamatan = berpelan-pelan, dengan cara pelan
kakawalan = kawan-kawan, para kawan
dll.

Bisa juga berarti agak, sering dan berulang-kali:

bentuk hemat | bentuk boros
gagaringan = agak gering, sering gering, sakit-sakitan
gagitiran = agak gemetar, sering gemetar
laladaran = agak demam, sering deman
dll.

Bisa juga berarti saling (mutual) dan berulang-kali.

bentuk hemat | bentuk boros
bakakesahan = saling kisah, kisah-mengisahkan, saling bercerita
balelekan = saling-lirik, lirik-melirik
bapapisuhan = saling caci, caci-mencaci
batatawakan = saling lempar, lempar-melempar
batatawaran = saling tawar, tawar-menawar
batatimpasan = saling bacok, bacok-membacok
batatiwasan = saling menyalahkan, salah-menyalahkan
dll.

Bisa juga berarti "bak", "tampak seperti" (seem-like, look-like):

bentuk hemat | bentuk boros
babungulan = seperti bodoh
gagawaian, gegawian = seperti bekerja
gagilaan = seperti gila
dll.

Tapi tahukah anda bahwa dalam bahasa Banjar, tak ada kata-ganti untuk orang-ketiga jamak [mereka], kecuali "bubuhan": bubuhan-nya, bubuhan subarang, bubuhan taluk, bubuhan sungai . . ., bubuhan . . ., dll., dimana bubuhan bererati mereka atau kelompok orang. Menyebut semua atau seluruh: samuaan, samunyaan atau sabarataan.

Demikian uraian dan pembahasan ini, untuk sementara saya akhiri sampai disini, saya selalu berharap bahwa semoga tulisan saya bermanfaat untuk semua, sebagai bekal dasar untuk jadi lebih bijaksana; tak ada manusia sempurna, sehingga tak ada seorang pun pernah luput dari kekeliruan, kesalahan, dan kealpaan; begitu pula saya; apalagi topik dibahas, diulas, dan dikupas bukan bidang studi dan dalam lingkup profesi saya; dan saya selalu dengan rendah hati mohon maaf dan harap maklum bila ada salah kata dan atau salah ketik. Terimakasih atas perhatiannya.





Achmad Firwany
__________________________________________________




BIBLIOGRAFI
  • Cofron, James W. The IBM PC Connection. Osborne - McGraw-Hill, Inc., 1984.
  • Dvorak, John C., and Nick Anis. Dvorak's Guide to PC TeleCommunications. Osborne - McGraw-Hill, Inc., 1990.
  • Johansyah, Achmad Firwany, “Informatika dan Teori Informasi bagian 1”, Jakarta: PT. Penerbitan Sarana Informatika, majalah InfoKomputer, Vol. I No. 11, Nopember 1987.
  • Johansyah, Achmad Firwany, “Informatika dan Teori Informasi bagian 2”, Jakarta: PT. Penerbitan Sarana Informatika, majalah InfoKomputer, Vol. I No. 12, Desember 1987.
  • Johansyah, Achmad Firwany, “Informatika dan Teori Informasi bagian 3”, Jakarta: PT. Penerbitan Sarana Informatika, majalah InfoKomputer, Vol. II No. 1, Januari 1988.
  • Kruglinski, David. Guide to IBM PC Communications. Osborne - McGraw-Hill,I nc., 1984.
  • Martin, James, with Joe Leben, the Arben Group, Inc., Data Communication Technology, the Arben Group, Inc., 1988.
  • Roddy, Dennis, and John Coolen. Electronics Communications. 2nd ed., Prentice-Hall, Inc., 1981.



REFERENSI

  • Chandor, Anthony, John Graham, and Robin Williamson, A Dictionary of Computers, Reprinted ed., UK, England, Middlesex, Harmmonsworth: Penguin Books Ltd., 1973.
  • Chandor, Anthony, The Penguin Dictionary of Microprocessors, Reprinted ed., UK, England, Middlesex, Harmmonsworth: Penguin Books Ltd., 1982.
  • IEEE Computer Society, Standards Coordinating Committee of the, IEEE Standard Computer Dictionary: A Compilation of IEEE Standard Computer Glossaries, USA, NY, New York: The Institute of Electrical and Electronics Engineers Inc., 1990.
  • IEEE Standards Coordinating Committee on Definitions, IEEE Standard Dictionary of Electrical and Electronics Terms, USA, NY, New York: The Institute of Electrical and Electronics Engineers Inc., 1988.
  • Kondo, Herbert, (Eds.), The New Book of Popular Science, USA, Connecticut, Danbury: Grolier Inc., 1981.
  • Mandel, Siegfried, Dictionary of Science, 3rd printing, USA, NY, New York: Dell Publishing Co., Inc., 1972.
  • Osman, Tony (Consultant Ed.), New Encyclopaedia of Science, Spain, Cordoba: Purnel Reference Books, 1979.
  • Pitt, Valerie H. (Ed.), The Penguin Dictionary of Physics, Reprinted ed., UK, England, Middlesex, Harmmonsworth: Penguin Books Ltd.,1980.
  • Uvarov, E.B., D.R. Chapman, and Alan Isaacs. A Dictionary of Science, Reprinted ed., UK, England, Middlesex, Harmmonsworth: Penguin Books Ltd., 1972.
  • Watson, Jane Werner, The World of Science, USA, NY, New York: Golden Press Inc., 1966.


__________________________________________________


(C) 1996-2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dari dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedalam bentuk bahasa apapun atau disimpan dalam satu sistem retrieval apapun; dalam bentuk apapun atau dalam cara apapun, mencakup tapi tak terbatas pada cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; untuk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dari pemilik hak atas karya intelektual ini.

Tiap kutipan atas artikel ini harap mencantum dengan jelas sumber tulisan.



FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com

FACEBOOK :
http://fb.firwany.co.cc
http://facebook.com/people/Achmad-Firwany/100000427899819

LINK :
http://firwany.blogspot.com/2010/08/redundansi-efikasi-efisiensi-informasi.html
http://facebook.com/notes/logat-dan-bahasa/redundansi-efikasi-efisiensi-informasi-dan-komunikasi/163772887003750


TAG : informatika, telematika, teknologi informasi, teknologi komunikasi, kosakata, bahasa, linguistika, informatics, telematics, information technology, communication technology, vocabulary, language, linguistics